POLMAS.CO.ID -Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Indonesia Emas (DPP GPIE) semakin bersinar di Sumatera Utara. Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GPIE Kabupaten Tapanuli Tengah resmi dilantik dan berlangsung khidmat, Minggu (26/7/2026) pukul 15.00 WIB di Hotel Green Pandan.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GPIE, Budi Anthony Sinaga. Susunan pengurus yang resmi menjabat periode ini adalah:
-Ketua: Safran Matondang, SE., MM
– Sekretaris: Muhammad Iqbal Batu Bara, S.Kom., M.Kom
– Bendahara: Wiranti Tanjung, SH., MH

Dalam arahannya, pelantikan ini bukan sekadar serah terima jabatan, melainkan komitmen nyata untuk memajukan potensi anak bangsa melalui pelayanan sosial kemasyarakatan.DPC GPIE Tapanuli Tengah diharapkan mampu bersinergi, menjalin kerja sama yang erat dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam berbagai program pembangunan.
“Harapan kami, DPC-GPIE Tapanuli Tengah dapat berkonstribusi,bermanfaat sehingga diterima dengan hangat di tengah seluruh lapisan masyarakat, dan menjadi mitra strategis dalam menyongsong visi besar Indonesia Emas Tahun 2045,” ujar Budi Anthony Sinaga.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan daerah GPIE lainnya, antara lain Ketua DPC Langkat Dedy Sanjaya Sembiring, Ketua DPC Deli Serdang Jabrik beserta Sekretaris Sutrisni, Ketua DPC Kota Medan Ari, serta Ketua DPC Kota Binjai Eko.
Turut hadir dan memeriahkan acara pelantikan : perwakilan Muspika Tapanuli Tengah, tokoh masyarakat, tokoh adat, acara tersebut juga di kawal oleh Ketua Satgas DPP GPIE Iqbal (Ompong), Ketua HUMAS GPIE Romi Arpati Nasution, SH, serta Amir Lubis, Anto Gani, dan Ali.

Diharapkan, keberadaan organisasi ini bertujuan mempererat tali silaturrahmi antar generasi muda, membangun budaya berorganisasi yang positif, serta bergerak bersama masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan demi kemajuan daerah dan bangsa.
Pengurus baru menyatakan siap bekerja keras mewujudkan misi tersebut melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Tapanuli Tengah.
(Red)




















Komentar