Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenaker Kemenlu Perjuangkan TKW Libia Kembali Ke Indonesia!!!

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAS.CO.ID

Tangerang Banten,Apa pun kasus penyebab masalah TKW di Negera Libia maupun TKW di Negera Negera tetangga luar negeri pemerintah RI harus menyelamatkan warganya dari berbagai kasus permasalahan apalagi menyangkut hal asasi kemanusian seperti yang dialami Sumiati warga Kab Tangerang Provinsi Banten Indonesia,

Presiden Bapak Haji Prabowo Subianto kita harapkan segera memerintahkan atas nama negara membela warganya diluar negeri negara Libia agar segera memerintahkan Kemenlu bersama Kemenaker berangkat ke Libia untuk memulangkan warganya yang teraniaya tersiksa disana”,ujar Profesor Sutan Nasomal SH MH menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin Redaksi media cetak onlen dikantornya dibilangan Cijantung Jakarta 10/8/2026 via telpon selulernya. Jagat maya diduga kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video pengakuan seorang TKW, pekerja migran asal Kabupaten Tangerang, Banten, yang mengaku tengah mengalami tekanan saat bekerja di Libya.

 

Video berdurasi sekira 2 menit 11 detik tersebut beredar di salah satu grup WhatsApp komunitas warga Tangerang, “GAMATA”, pada Minggu (9/8/2026). Dalam video itu, seorang perempuan yang mengaku bernama Sumiati (46), warga Kabupaten Tangerang, menyampaikan keluh kesahnya sembari menahan tangis.

 

Dalam pengakuannya, Sumiati menyebut dirinya awalnya dijanjikan bekerja di Turki dengan gaji sekitar 350 dolar. Namun, menurut pengakuannya, ia justru diberangkatkan dan bekerja di Libya dengan gaji yang disebut hanya 300 dolar.

 

Ia juga mengaku telah beberapa kali berpindah majikan. Namun, perpindahan tersebut disebut belum membuat kondisi yang dihadapinya menjadi lebih baik.

 

“Saya ditipu agen. Saya sudah empat kali gonta-ganti majikan, saya belum pernah menerima gaji. Katanya orang kantor yang menerima,” ungkap Sumiati dalam video tersebut dengan suara bergetar bola mata nanar berkaca-kaca.

 

Sumiati juga mengaku sempat mendapatkan ancaman dari majikan keempatnya. Ia mengatakan dirinya diperingatkan akan dikembalikan ke kantor agen apabila pekerjaannya dinilai tidak cukup bersih.

 

Dalam video tersebut, Sumiati menggambarkan beban pekerjaan yang harus dilakukannya seorang diri.

 

“Di sini banyak angin, rumah sebesar ini saya sendiri yang mengerjakan,” ujarnya sembari terisak.

 

Di tengah kondisi tersebut, Sumiati kemudian menyampaikan permohonan agar pemerintah Indonesia membantu memulangkannya ke tanah air.

 

“Saya cuma minta tolong pulangkan saya ke Indonesia. Saya tertekan, saya nggak kuat,” keluhnya.

 

Dalam video lainnya, Sumiati juga menyampaikan permohonan kepada pemerintah daerah Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten agar persoalan yang dialaminya mendapat perhatian.

 

Ia mengaku berasal dari Kampung Kebon Cau, RT.011/003, Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, dan saat ini berada di Libya.

 

Selain video pengakuan tersebut, beredar pula foto identitas diri yang disebut memuat nama, alamat, serta keterangan singkat mengenai asal-usul Sumiati.

 

Namun demikian, seluruh keterangan mengenai dugaan penipuan agen, pembayaran gaji, proses penempatan, serta kondisi pekerjaan Sumiati masih merupakan pengakuan yang disampaikan dalam video dan belum dapat diverifikasi secara independen.

 

Kasus tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait, terutama instansi pemerintah yang memiliki kewenangan dalam perlindungan pekerja migran Indonesia.

 

Jika benar terdapat persoalan penempatan yang tidak sesuai dengan perjanjian awal, persoalan pembayaran gaji, maupun dugaan pelanggaran terhadap hak pekerja migran, maka diperlukan penelusuran dan klarifikasi terhadap pihak agen penyalur serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses keberangkatan Sumiati.

 

Kini, publik menunggu langkah pemerintah untuk memastikan keberadaan dan keselamatan Sumiati sekaligus mengusut secara terang persoalan yang dikeluhkannya.

 

Jangan sampai jeritan seorang pekerja migran di negeri orang hanya berhenti sebagai video yang viral di jagat maya.

(Sam)

Follow WhatsApp Channel polmas.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pencegahan Narkoba, DPC GANN Batu Bara Sambangi Kantor BPN  Pemerintah Kabupaten Batu Bara
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Bapak Jenderal H.Prabowo Subianto Perintahkan Panglima TNI Kapolri Arahkan Jajaran Jumling Ajak Warga Hindari Narkoba Tawuran Matel !!!
Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!
DPC HKTI Kab. Simalungun Gandeng UMKM dan Petani Lokal demi Penuhi Kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
KETUA GANN BATU BARA SALUT KEPADA KASAT RESNARKOBA POLRES BATU BARA
KADES SUMBER TANI POSITIF NARKOTIKA, WAKIL BUPATI PASTIKAN PEMERIKSAAN 
PROF DR SUTAN NASOMAL NEGARA INDONESIA TIDAK MAMPU MENANGKAP EDDY TANSIL ADA APA !
Prof. Dr. Sutan Nasomal: Minta Dewan Pers Mengawal Pemukulan Wartawan di Kolut – Tak Boleh Didiamkan! KAPOLRI & KAPOLDA SULTRA DIMINTA TURUN TANGAN!
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Perkuat Sinergi Pencegahan Narkoba, DPC GANN Batu Bara Sambangi Kantor BPN  Pemerintah Kabupaten Batu Bara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:25 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Bapak Jenderal H.Prabowo Subianto Perintahkan Panglima TNI Kapolri Arahkan Jajaran Jumling Ajak Warga Hindari Narkoba Tawuran Matel !!!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:46 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:08 WIB

DPC HKTI Kab. Simalungun Gandeng UMKM dan Petani Lokal demi Penuhi Kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:41 WIB

KETUA GANN BATU BARA SALUT KEPADA KASAT RESNARKOBA POLRES BATU BARA

Berita Terbaru