POLMAS.CO.ID
*BATU BARA* – PT. Multimas Nabati Asahan [MNA] yang berlokasi di Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara diduga enggan menerima audiensi dari Generasi Anti Narkotika Nasional [GANN] Kabupaten Batu Bara.
Surat permohonan audiensi dari GANN Batu Bara diketahui telah dilayangkan sejak bulan Agustus 2026 lalu ke manajemen perusahaan.
“Benar, surat audiensi sudah kami layangkan sejak 21 Agustus 2026 kemarin. Saat itu kami ditemui perwakilan perusahaan security yg bertugas. Rahman selaku pihak perusahaan menghubungi lewat WA kpd ketua GANN Alasannya pimpinan masih cuti dan akan dikabari kalau pimpinan sudah masuk,” ujar Ketua GANN Kabupaten Batu Bara, M. Kristianta G.M., A.Md, Senin [16/09/2026].
Namun, lanjut Kristianta, hingga saat ini sudah hampir sebulan, GANN belum juga mendapatkan panggilan atau balasan resmi dari PT. MNA Kuala Tanjung atas surat audiensi tersebut.
“Kami sangat menyayangkan. Perusahaan seharusnya tidak menutup komunikasi dengan lembaga masyarakat yang ada di Kabupaten Batu Bara, apalagi ini menyangkut masalah narkoba,” tegas Kristianta.
Menurutnya, permasalahan narkoba sangat berpengaruh terhadap produktivitas perusahaan. Apabila ada karyawan yang terlibat sebagai pemakai, tentu akan merugikan perusahaan itu sendiri.
“Ini bukan soal kepentingan pribadi GANN, ini soal penyelamatan generasi dan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba. Perusahaan harus peduli,” tambahnya.
GANN menegaskan akan tetap berkoordinasi dengan pimpinan pusat PT. Multimas Nabati Asahan terkait surat audiensi yang diabaikan tersebut.
Kristianta juga mengingatkan bahwa perusahaan-perusahaan yang berdiri dan mencari keuntungan di tanah Batu Bara memiliki tanggung jawab sosial untuk peduli terhadap penyakit masyarakat yang saat ini sedang marak di Kabupaten Batu Bara.
“GANN berharap perusahaan-perusahaan di Batu Bara wajib memberikan perhatian khusus terhadap warga setempat, terutama dalam perekrutan tenaga kerja. Berikan kesempatan kepada masyarakat sekitar sesuai dengan SDM mereka, karena perusahaan juga mendapatkan keuntungan dari negeri Bertuah Melayu ini,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT. Multimas Nabati Asahan Kuala Tanjung belum dapat dikonfirmasi
( Red )




















Komentar